Roti Isi Santan dan Kelapa Parut yang Sangat Lembut


Roti kelapa ini benar-benar luar biasa! Adonannya sama sekali tidak mengandung air, sepenuhnya mengandalkan susu, santan, dan krim kental, sehingga kandungan cairannya mencapai 80%. Ini menggandakan aroma susu dan kelapa, membuatnya lebih lembap, lebih kaya rasa, dan lebih lembut daripada roti biasa.
Kulitnya dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan dan mengkilap, membuatnya sangat menggugah selera. Isian kelapanya sangat unik, menggunakan tepung rendah gluten, telur, dan susu, tetap lembap bahkan setelah dipanggang—tidak kering atau terlalu manis sama sekali.
Saat dibelah, akan terlihat isian kelapa yang melimpah, padat dan lembap, dengan aroma kelapa dan susu yang sangat kaya, manis tetapi tidak terlalu manis. Saya jarang membuat roti kelapa, tetapi yang satu ini benar-benar layak dicoba! Baik itu roti kecil untuk makan malam atau roti kepang, penampilan dan rasanya sama-sama luar biasa. Aromanya memenuhi rumah saat baru keluar dari oven, dan teksturnya yang lembut dan nyaman sangat menenangkan. Satu gigitan dan Anda langsung dipenuhi kebahagiaan!
Bahan-bahan
Langkah-langkah
- Biarkan mentega melunak pada suhu ruang hingga mudah ditusuk dengan sumpit. Jangan melelehkannya terlalu encer seperti yang saya lakukan.

- Tuang tepung terigu bergluten tinggi, ragi, garam, dan gula ke dalam mangkuk mixer, lalu tambahkan santan, susu sapi (gunakan susu dingin jika cuaca panas), krim kental, dan cairan telur ke dalam mangkuk pengaduk.

- Mulailah dengan kecepatan rendah dan uleni adonan hingga tidak ada gumpalan. Kemudian beralih ke kecepatan tinggi dan uleni hingga Anda dapat meregangkannya menjadi membran tipis bergerigi (ini adalah tahap peregangan).

- Tambahkan mentega yang sudah dilunakkan dan uleni dengan kecepatan rendah selama 2 menit hingga mentega tercampur rata. Kemudian uleni dengan kecepatan tinggi selama sekitar 8 menit hingga adonan dapat diregangkan menjadi membran tipis dan halus tanpa tepi bergerigi.

- Letakkan adonan yang sudah diuleni dalam sebuah mangkuk, tutup dengan plastik wrap, dan biarkan berfermentasi di tempat hangat sekitar 30°C hingga ukurannya menjadi dua kali lipat.

- Sambil menunggu adonan mengembang, buat isian kelapa (inti dari kelezatannya). Campur telur, susu, dan gula hingga rata. Kemudian tambahkan tepung terigu rendah gluten dan aduk hingga tidak ada tepung kering yang tersisa. Jangan khawatir dengan gumpalan kecil; gumpalan tersebut akan hancur saat Anda menumisnya nanti.

- Lelehkan mentega dalam wajan anti lengket, tuang adonan, dan masak dengan api kecil, sambil menghancurkan gumpalan adonan dengan spatula silikon saat memasak.
Masak hingga adonan menjadi pasta yang halus dan mudah mengalir. Terakhir, tambahkan kelapa parut dan aduk rata. Isian ini lembap, harum, dan sama sekali tidak kering.

- Pindahkan adonan yang sudah difermentasi ke permukaan kerja, uleni hingga berbentuk bola untuk mengeluarkan udara, lalu bagi menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan. Saya membaginya menjadi tiga ukuran berikut: 50g untuk roti gulung kecil, 80g untuk roti gulung panjang, dan 240g untuk roti kepang.
Bulatkan bola-bola adonan yang sudah dibagi, tutup dengan plastik wrap, dan diamkan selama 15 menit.

- 80g Roti Gulung Panjang: Gulung adonan menjadi strip panjang, oleskan lapisan isian kelapa secara merata, dan gulung.
Satu kotak roti sekali pakai 250g dapat memuat tepat 3 bola adonan yang telah digulung.

- 240g Roti Kepang Kelapa: Gilas adonan, taburi serpihan kelapa di atasnya, lipat, dan pipihkan perlahan.
Potong menjadi tiga bagian (jangan potong bagian atasnya), dengan sisi kelapa menghadap ke atas, kepang seperti kepang, dan jepit ujungnya untuk menutup.
Gulung kedua ujungnya ke dalam membentuk lingkaran, dan letakkan di dalam kotak roti sekali pakai 240g untuk didiamkan hingga mengembang.

- 50g roti gulung mini: Pipihkan adonan, bungkus sekitar 20g isian kelapa di dalamnya, dan tutup rapat seperti roti bun, pastikan untuk menekannya dengan kuat! Jika tidak, isian akan keluar saat dipanggang.
Letakkan roti gulung dengan bagian sambungan menghadap ke bawah di atas loyang. Saya menggunakan loyang berukuran 28x28 cm, 3 roti gulung per baris, yang pas untuk 9 roti gulung.

- Letakkan adonan roti yang sudah dibentuk di dalam oven dengan semangkuk air panas di sebelahnya, dan biarkan mengembang pada suhu sekitar 35°C hingga ukurannya menjadi 1,5 kali ukuran semula (90% memenuhi cetakan). Keluarkan dan olesi dengan lapisan olesan telur utuh.

- Panggang roti gulung kecil pada suhu 180°C (350°F) di rak bawah dengan api atas dan bawah. Tutup dengan aluminium foil setelah 8 menit, sehingga total waktu pemanggangan menjadi 12 menit.
Panggang roti tawar besar 240g pada suhu 180°C selama 18 menit, sekali lagi tutup dengan aluminium foil setelah 8 menit. Setelah dipanggang, olesi dengan mentega agar terlihat mengkilap dan menggugah selera!

- Resep ini menghasilkan porsi yang banyak. Jika Anda membuatnya untuk diri sendiri, Anda dapat mengurangi resep menjadi setengahnya atau membuat sepertiga dari jumlah aslinya. Saya membuat ini sebagai hadiah; ini buatan tangan dan penuh dengan ketulusan!

Languages
Extra weiche Kokosmilch und Kokosraspelbrötchen - Deutsch (German) version
Extra Soft Coconut Milk and Shredded Coconut Buns - English version
Bollos extra suaves de leche de coco y coco rallado - Español (Spanish) version
Brioches extra douces au lait de coco et à la noix de coco râpée - Français (French) version
Roti Isi Santan dan Kelapa Parut yang Sangat Lembut - Bahasa Indonesia (Indonesian) version
Panini morbidissimi al latte di cocco e cocco grattugiato - Italiana (Italian) version
エクストラソフトココナッツミルクとシュレッドココナッツのパン - 日本語 (Japanese) version
아주 부드러운 코코넛 밀크와 코코넛 가루로 만든 빵 - 한국인 (Korean) version
ขนมปังไส้กะทิและมะพร้าวขูดนุ่มพิเศษ - แบบไทย (Thai) version
超軟椰漿椰蓉包 - 香港繁體中文 (Traditional Chinese - Hong Kong) version